JATIRANGGA, BEKASI โ€” Semangat kolaborasi dan antusiasme belajar terpancar jelas dari raut wajah para siswa SMP Yadika 11 Jatirangga pada Senin (12/10/2026). Bertempat di lapangan utama sekolah, seluruh siswa berkumpul dengan tertib untuk mengikuti agenda Kegiatan Literasi dan Numerasi Terbuka sebagai wujud nyata penguatan kompetensi Kurikulum Merdeka.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mengusung pendekatan outdoor learning (belajar di luar kelas). Berbeda dengan rutinitas pembelajaran di dalam ruangan, suasana lapangan terbuka memberikan udara segar sekaligus ruang gerak yang leluasa bagi para siswa untuk berdiskusi, bernalar kritis, dan memecahkan tantangan numerasi kontekstual secara beregu.

Mengasah Daya Nalar Melalui Masalah Kontekstual

Dalam sesi ini, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Setiap kelompok dibekali lembar tantangan numerasi yang dirancang khusus menghubungkan teori matematika dengan kehidupan sehari-hariโ€”mulai dari analisis data sederhana, logika estimasi, pemecahan masalah spasial, hingga kalkulasi strategis.

Pembelajaran Numerasi Terbuka Siswa SMP Yadika 11 Jatirangga
Siswa-siswi menyimak instruksi dan bekerja sama menyelesaikan lembar kerja numerasi di lapangan sekolah.

Pendampingan aktif dari bapak dan ibu guru membuat suasana belajar semakin hidup. Guru tidak hanya berperan sebagai pemberi instruksi, melainkan sebagai fasilitator yang memandu jalannya diskusi kelompok, memberikan petunjuk logika saat siswa menemui jalan buntu, serta mendorong setiap anak untuk berani menyampaikan ide analisanya.

Kolaborasi Tim dan Nilai Kebersamaan

Salah satu sorotan menarik dalam kegiatan ini adalah kekompakan kerja sama antar-anggota kelompok. Siswa saling melengkapi: ada yang bertugas membaca instruksi studi kasus, ada yang menghitung dan mencatat algoritma penyelesaian, serta ada yang mempresentasikan hasil temuan mereka di hadapan rekan-rekan sekelas.

Diskusi Kelompok Siswa SMP Yadika 11 Memecahkan Soal Numerasi
Fokus dan kerja sama: kelompok siswa mendiskusikan langkah kalkulasi lembar soal numerasi secara seksama.

“Numerasi bukan sekadar menghafal rumus atau berhitung cepat, melainkan bagaimana siswa mampu menggunakan logika berpikir kuantitatif untuk mengambil keputusan bijak dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan kolaboratif di ruang terbuka seperti ini, matematika menjadi jauh lebih ramah, seru, dan bermakna bagi anak-anak.”

Komitmen Mencetak Generasi Berilmu & Berprestasi

Kepala SMP Yadika 11 Jatirangga, Dra. Ely Dahlia, M.M, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan penguatan literasi dan numerasi ini. Menurut beliau, pembiasaan numerasi yang dikemas menyenangkan merupakan langkah strategis sekolah untuk meningkatkan asesmen kompetensi minimum (AKM) serta mencetak lulusan yang tangguh dalam menghadapi tantangan era digital.

Dengan berakhirnya sesi numerasi ini, diharapkan para siswa tidak lagi memandang matematika sebagai pelajaran yang menakutkan, melainkan sebagai keterampilan berpikir seru yang bermanfaat sepanjang hayat. SMP Yadika 11 Jatirangga terus berkomitmen menghadirkan inovasi pembelajaran yang memadukan keunggulan akademik, karakter santun, dan pembinaan potensi siswa secara holistik.